Minggu, 24 Mei 2015

siklus hidrologi air



Siklus Air
            Siklus air atau siklus hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfer melalui kondensasi, presipitasi, evaporasi dan transpirasi.
            Pemanasan air laut oleh sinar matahari merupakan kunci proses siklus hidrologi tersebut dapat berjalan secara terus menerus. Air berevaporasi, kemudian jatuh sebagai presipitasi dalam bentuk hujan, salju, hujan batu, hujan es dan salju (sleet), hujan gerimis atau kabut.
            Pada perjalanan menuju bumi beberapa presipitasi dapat berevaporasi kembali ke atas atau langsung jatuh yang kemudian diintersepsi oleh tanaman sebelum mencapai tanah. Setelah mencapai tanah, siklus hidrologi terus bergerak secara kontinu dalam tiga cara yang berbeda:
a.       Evaporasi / transpirasi
            Air yang ada di laut, di daratan, di sungai, di tanaman, dsb. kemudian akan menguap ke angkasa (atmosfer) dan kemudian akan menjadi awan. Pada keadaan jenuh uap air (awan) itu akan menjadi bintik-bintik air yang selanjutnya akan turun (precipitation) dalam bentuk hujan, salju, es.
b.      Infiltrasi / Perkolasi ke dalam tanah
            Air bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah dan batuan menuju muka air tanah. Air dapat bergerak akibat aksi kapiler atau air dapat bergerak secara vertikal atau horizontal dibawah permukaan tanah hingga air tersebut memasuki kembali sistem air permukaan.
c.       Air Permukaan
             Air bergerak di atas permukaan tanah dekat dengan aliran utama dan danau; makin landai lahan dan makin sedikit pori-pori tanah, maka aliran permukaan semakin besar. Aliran permukaan tanah dapat dilihat biasanya pada daerah urban. Sungai-sungai bergabung satu sama lain dan membentuk sungai utama yang membawa seluruh air permukaan disekitar daerah aliran sungai menuju laut.
            Air permukaan, baik yang mengalir maupun yang tergenang (danau, waduk, rawa), dan sebagian air bawah permukaan akan terkumpul dan mengalir membentuk sungai dan berakhir ke laut. Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam komponen-komponen siklus hidrologi yang membentuk sistem Daerah Aliran Sungai (DAS). Jumlah air di bumi secara keseluruhan relatif tetap, yang berubah adalah wujud dan tempatnya. Tempat terbesar terjadi di laut.
                Pada tumbuhan, air di dalam tanah diserap melalui akar. Air digunakan untuk pertumbuhan, selebihnya air dilepaskan dalam bentuk uap air ke udara (atmosfer). Proses pelepasan air dari tanah ke udara dalam bentuk uap air disebut evaporasi. Adapun uap air yang dilepaskan oleh tumbuhan ke udara disebut transpirasi. Pada manusia dan hewan, air diperoleh dengan cara meminumnya dan juga dari tumbuhan serta hewan yang dimakan. Air keluar dari tubuh manusia dan hewan dalam bentuk keringat dan urine. Air hasil dari evaporasi dan transpirasi organisme, terkumpul di udara sehingga menyebabkan kelembapan di atmosfer meningkat. Akibatnya terbentuklah awan, kemudian turunlah hujan. Air hujan akan terus mengalir ke permukaan tanah dan digunakan kembali oleh seluruh organisme hidup. Siklus ini akan terus berlangsung di dalam kehidupan.

v  unsur-unsur utama dalam daur hidrologi air yaitu sebagai berikut :
a.       Evaporasi: penguapan dari badan air secara langsung
b.      Transpirasi: penguapan air yang terkandung dalam tumbuhan
c.       Respirasi: penguapan air dari tubuh hewan dan manusia
d.      Evapotranspirasi: perpaduan evaporasi dan transpirasi
e.       Kondensasi: proses perubahan wujud uap air menjadi titik-titik air sebagai hasil pendinginan
f.       Presipitasi: segala bentuk curahan atau hujan dari atmosfer ke bumi yang meliputi hujan air, hujan es, hujan salju
g.      Infiltrasi: air yang jatuh ke permukaan tanah dan meresap ke dalam tanah
h.      Perkolasi: air yang meresap terus sampai pada kedalaman tertentu hingga mencapai air tanah atau groundwater
i.        Run off: air yang mengalir di atas permukaan tanah melalui parit, sungai, hingga menuju ke laut.

                                                                                               


v  Macam-Macam dan Tahapan Proses Siklus Air :
a.      Siklus Pendek / Siklus Kecil
                Air laut menguap, uap air naik ke udara lalu bersatu menjadi awan. Pada ketinggian tertentu awan mengalami kondensasi dan presipitasi menjadi titik-titik air, kemudian turun sebagai hujan. Pada daur hidrologi pendek ini terbentuknya awan dan hujan terjadi di atas laut, jadi hujan tidak mencapai daratan.

b.      Siklus Sedang
            Air laut menguap, uap air naik ke udara dan terbawa angin sampai di atas daratan membentuk awan. Pada ketinggian tertentu awan mengalami kondensasi dan presipitasi membentuk titik-titik air, lalu turun sebagai hujan di daratan. Sebagian air meresap ke dalam tanah, sebagian lain kembali ke laut melalui sungai.

c.       Siklus Panjang / Siklus Besar
            Uap air yang berasal dari penguapan air laut, kolam, , sungai maupun hasil transpirasi tumbuhan naik ke udara, lalu bersatu menjadi awan. Awan terbawa oleh angin ke arah daratan dan pada jarak tertentu terhalang oleh pegunungan. Akhirnya awan mengalami kondensasi dan presipitasi menjadi titik-titik air dan turun sebagai hujan di atas pegunungan. Air hujan meresap ke tanah di pegunungan, lalu diserap oleh tumbuhan di pegunungan, sebagian muncul sebagai mata air. Melalui sungai air mengalir kembali lagi ke laut.

Senin, 11 Mei 2015

cerita roro jonggrang dalam bahasa inggris


Roro Jonggrang

In ancients times, there was an empire named Prambanan. Every people in Prambanan lived calmly and peacefully. Until, the Pengging kingdom attacked this empire. Then, the king of Pengging kingdom ruled Prambanan.. His name was Bandung Bondowoso. He was a greedy and mean king. He also had miraculous power. He had humans and genies soldier.

The king of Prambanan had a daughter named Roro Jonggarang. She was very beautiful. Unfortunely, Bandung Bondowoso fell in love with her beauty. He really wanted to marry Jonggrang.
“You are very attractive, do you want to be my lady?” asked Bandung Bondowoso.

Jonggarang was surprised and shocked with his request. She didn’t want to marry a man like Bondowoso. She wanted to say no, but she was afraid that Bondowoso would be mad and angry. She was also afraid that he would endangered her people of Prambanan. Then, she had a plan.
“If you really want to marry me, I give you one night to construct a thousand temples.” Said Jonggrang.
“That is useless! I can’t build it in one night!” said Bondowoso. But, Bondowoso did not give up. He came to his adviser.
“Oh my king, you can asked your genies to help you with her request.” Said his adviser.

So, Bondowoso called all of his genies. He gave them instruction to build a thousand temples. The speed of temple construction was so quickly. At the same time, Jonggrang heard from her assistant that the temple construction was almost finished. She was so anxious. The, she had another great idea. She called every servant to help her.
“Please help me to prepare a lot of straws and mortars.” Asked Jonggrang. “Burn the straws and make some noise from the mortars.”
All of her servants did what she asked. The sound of mortars and the burning straw fooled the genies. They thought the sun was going to rise.

“It’s dawn, we have to go.” said one of the genies to Bondowoso. They was afraid os the sun. So, they stopped their work and left Bondowoso. They didn’t know that Joggrang tricked them with the burning straws and pounding mortars.

Bondowoso could not stop the genies from leaving him. He was mad. He knew that Jonggrang had tricked him.
“You can’t trick me, Jonggrang. I have already made 999 temples. I just need to construct one more temple!”
He pointed his finger to her and said some chant. Then, Jonggrang’s body turned into temple. Until now the temples are still standing in Prambanan, Central Java. One of the temples is called Roro Jonggrang temple.

Terjemahannya dalam bahasa Indonesia

Roro Jonggrang

Pada zaman dahulu, ada sebuah kerajaan yang bernama Prambanan. Semua orang di Prambanan hidup dengan tenag dan damai. Sampai kerajaan Pengging menyerang kerajaan ini. Kemudian, raja pengging menguasai prambanan. Namanya adalah Bandung Bondowoso. Dia adalah raya yang tamak dan jahat. Dia juga memiliki kekuatan ajaib. Dia memiliki tentara manusia dan jin.

Raja dari Prambanana memiliki seorang anak perempuan bernama Roro Jonggrang. Dia sangat cantik. Sayangnya, Bandung Bondowoso jatuh cinta dengan kecantikannya. Dia sangat ingin menikahi Jonggrang.
“Kamu sangat menarik, apakah kamu ingin menikah dengan saya?” Tanya Bandung Bondowoso.
Jonggrang kaget dan terkejut dengan permintaan dia. Dia tidak ingin menikahi seorang pria seperti Bondowoso. Dia ingin berkata tidak, tapi dia takut Bondowoso akan marah. Dia juga takut Bondowoso akan membahayakan orang di Prambanan. Lalu dia punya sebuah rencana.
“Jika kamu beanr-benar ingin menikahi saya, Saya beri kamu satumalam untuk membangun 1000 candi.” Kata Jonggrang.
“Ini percuma! Saya tidak dapat membangun itu dalam satu malam!” kata Bondowoso. Tapi, dia tidak menyerah. Dia datang ke penasehatnya.
“Oh, rajaku, kamu dapat meminta jin kamu to membantu kamu untuk permintaannya” Kata penasehatnya.

 Lalu, Bondowoso memanggil semua jinnya. Dia memberikan instruksi untuk membangun seribu candi. Proses pembangunan candi sangat cepat. Di waktu yang sama, Jonggrang meengetahui dari pelayannya kalau pembagunan cand hampir selesai. Dia angat cemas. Lalu, dia punya ide bagus lain. Dia memanggil semua pelayannya untuk mebantu dia.
“Tolong bantu saya untuk menyiapkan banyak jerami dan tumbukan.” pinta Jonggrang. “Bakar jeraminya dan buat suara dari tumbukan.”
Semua pelayan melakukan seperti yang dia minta. Suara tumbukan dan bakaran jerami menipu para jin. Mereka mengira matahari akan terbit.

Ini subuh, kami harus pergi.” kata salah satu jin ke Bondowoso. Mereka takut dengan matahari. Jadi, mereka berhenti berkerja dan meninggalkan Bondowoso. Mereka tidak tahu kalau Jonggrang menipu mereka dengan bakaran jerami dan ketokan tumbukan.

Bondowoso tidak dapat menghentikan jin untuk meninggalkannya. Dia marah. Dia tahu kalau Jonggrang menipu dia.
“Kamu tidak dapat menipu saya. Saya sudah membuat 999 candi. Saya hanya perlu membangun satu candi lagi!”
Dia menunjuk jarinya ke arah Jinggrang dan mengatakan mantra. Kemudian tubuh Jonggrang berubah menjadi Candi. Sampai sekarang, candi-candi ini masih berdidri di Prambanan, Jawa Tengah. Salah satu candinya disebut candi Roro JonggrangLalu, Bondowoso memanggil semua jinnya. Dia memberikan instruksi untuk membangun seribu candi. Proses pembangunan candi sangat cepat. Di waktu yang sama, Jonggrang meengetahui dari pelayannya kalau pembagunan cand hampir selesai. Dia angat cemas. Lalu, dia punya ide bagus lain. Dia memanggil semua pelayannya untuk mebantu dia.
“Tolong bantu saya untuk menyiapkan banyak jerami dan tumbukan.” pinta Jonggrang. “Bakar jeraminya dan buat suara dari tumbukan.”
Semua pelayan melakukan seperti yang dia minta. Suara tumbukan dan bakaran jerami menipu para jin. Mereka mengira matahari akan terbit.

Ini subuh, kami harus pergi.” kata salah satu jin ke Bondowoso. Mereka takut dengan matahari. Jadi, mereka berhenti berkerja dan meninggalkan Bondowoso. Mereka tidak tahu kalau Jonggrang menipu mereka dengan bakaran jerami dan ketokan tumbukan.

Bondowoso tidak dapat menghentikan jin untuk meninggalkannya. Dia marah. Dia tahu kalau Jonggrang menipu dia.
“Kamu tidak dapat menipu saya. Saya sudah membuat 999 candi. Saya hanya perlu membangun satu candi lagi!”
Dia menunjuk jarinya ke arah Jinggrang dan mengatakan mantra. Kemudian tubuh Jonggrang berubah menjadi Candi. Sampai sekarang, candi-candi ini masih berdidri di Prambanan, Jawa Tengah. Salah satu candinya disebut candi Roro Jonggrang

Rabu, 11 Februari 2015

contoh pidato perpisahan bahasa jawa



 PIDATO PERPISAHAN
Ingkang kinurmatan Bapak Kepala Sekolah SMP N 3 Maju mundur , Bapak - Ibu Guru lan karyawan ingkang satuhu luhuring budi, ugi Bapak-ibu wali murid wali murid lan tamu undangan, saha kanca-kanca kelas 7,8,9 ingkang kula tresnani.
Monggo kula lan panjenengan sedaya ngaturaken puji syukur dhumateng Gusti ingkang maha Agung, ingkang sampun maringaken sedoyo nikmat lan kewarasan dateng kula lan panjenengan sedoyo dumugi sakmeniko kula lan panjenengan sedaya saged kempal wonten ing adicara perpisahan sak manika.
Ingkang saklajengipun, kula ngucapaken matur suwun sanget dhumateng para rawuh ingkang sampun rawuh dateng penggenan menika. kawula wonten dipunmriki kagem makili  kanca-kanca kelas IX , teng acara pegengan menika, kagem ngantosaken ngendikan sekedhik salebetipun kula ugi  kanca-kanca wonten ing SMP menika.
Para rawuh ingkang kinurmatan,
Mboten keraos kula lan kanca sebrayat sampun ngelampahi ngangsu kawruh wonten ing pawiyatan mriki. Wonten ing adicara menika, kula kiyambak tuhu kanca- kanca nyuwun agenging pangapunten sangking Bapak / Ibu guru amargi wonten ing tigang warso ngangsu kawruh wonten pawiyatan mriki kula lan sak kanca mebo menawi gadhah kalepatan ingkang dipun sengojo lan mboten disengojo. Mugi - mugi Bapak / Ibu guru kerso ngapuntenaken sedoyo kelepatan kula lan kanca-kanca
Para rawuh ingkang kinurmatan,
kula minangka wakil siswa-siswi  kelas IX ngaturaken gunggunging panuwun ingkang tanpa upami,awit kaiklasan tuwin katresnan Bapak/Ibu guru nggulawentah para siswa pramila saged ngerampungaken sedoyo ilmu ingkang sampun kaparingaken dangunipun tigang warsa.
Para Bapak/Ibu guru lan para rawuh, ing wekdal punika kula sakanca nyuwun pamit lan nyuwun donga pangestu,mugi-mugi sasampunipun medal saking pawiyatan ngriki kula sakanca saged ngelajengaken ngangsu kawruh wonten ing pawiyatan candhakipun. Makaten ugi mugi-mugi adhik-adhik kelas VII ugi kelas VIII saged kasil ngangsu kawruh kanthi kasil ingkang langkung sae ugi lajeng ndamel prestasi ingkang langkung kathah .
Kadosipun sampun cekap anggenipun kulo matur. Bilih menawi wonten kalepatan kulo nyuwun agenging pangapunten.
Billahitaufik wal hidayah, wassalamu’alaikum wr.wb.